|
58
H
a3
: Beban Operasi terhadap Pendapatan Operasi berpengaruh positif
terhadap return saham.
2.7.4
Pengaruh Capital Adequacy Ratio terhadap return saham
Capital adequacy ratio merupakan rasio yang menggambarkan tingkat
permodalan. Semakin tinggi CAR, maka semakin solvable suatu bank. Veithzal
(2007 : 713), menyimpulkan bahwa Capital Adequacy Ratio sebagai salah satu
indikator kemampuan bank dalam menutup penurunan aktiva sebagai akibat kerugian
yang diderita bank. Dengan kata lain, CAR merupakan rasio yang mengukur
katahanan bank di dalam menghadapi setiap risiko-risiko yang mungkin akan timbul.
Tingkat Capital Adequacy Ratio yang tinggi menunjukkan bahwa kinerja
perusahaan dapat dikatakan baik sehingga masyarakat dan investor akan percaya
terhadap kemampuan permodalan bank dan dana yang diserap dari masyarakat
meningkat yang akhirnya akan meningkatkan harga saham (Wongso 2012). Jika
terjadi peningkatan CAR, maka tingkat modal yang dimiliki bank akan meningkat
sehingga tersedia dana yang cukup dalam menyalurkan kredit dan pengembangan
usaha. Secara tidak langsung, dapat dikatakan bahwa penilaian kinerja bank telah
meningkat, sehingga akan memicu peningkatan pembelian harga saham yang pada
akhirnya akan meningkatkan return saham perusahaan tersebut.
Kecukupan modal (capital adequacy) sebagai sumber terpenting dari sebuah
bank dalam memastikan tingkat solvency. Bank-bank diharapkan untuk memiliki
modal yang cukup dalam upaya untuk melindungi dari risiko yang mungkin timbul
dalam menjalankan kegiatan usahanya. Apabila sebuah bank telah memiliki modal
yang mencukupi, maka bank tersebut memiliki sumber daya finansial untuk
mengalokasikan aktiva-aktivanya dan melunasi kewajiban pada saat jatuh tempo.
|