|
27
peralatan dalam sistem menunjukan bagaimana obyek-obyek saling berinteraksi untuk
menyelesaikan tugas-tugas dan memperjelas definisi dari setiap obyek sehingga dapat
diimplementasi dengan bahasa tertentu.
Menurut Hendri (2007), Object Oriented Analysis
Adalah suatu metode dalam
pengembangan perangkat lunak berbasis object. Yang dimaksud dengan object bisa dipandang
sebagai suatu item informasi atau representasi entitas di dunia nyata. Seperti contohnya dalam
sistem reservasi penerbangan hal-hal yang bisa disebut sebagai object
seperti pesawat, jalur
penerbangan dll. Dengan metode ini kita mempresentasikan sebuah permasalahan dalam dunia
nyata kedalam object-object, khususnya dalam pegembangan perangkat lunak, agar dalam
pelaksanaannya kita mendapatkan berbagai keuntungan dan kelebihan. Dari beberapa
keuntungan dan kelebihannya, metode ini nantinya akan mendukung dalam konsep dibawah
ini :
1.
Maintainability
, yaitu tingkat kemudahan dalam mengakomodasi perubahan-
perubahan.
2.
Mengurangi kompleksitas dalam perarancangan design system.
3.
Reusability
, kemampuan untuk bisa digunakan kembali sehingga dapat menghemat
waktu dan biaya.
Dengan adanya konsep tersebut membuat metode ini seirng digunakan pada masa
sekarang. Kemampuannya untuk dapat digunakan kembali akan mendukung terciptanya suatu
perangkat lunak yang lebih sempurna dari yang sebelumnya dikarenakan kekurangan dari
perangkat lunak sebelumnya diperbaiki, dan kelebihannya tetap
dipertahankan. Jadi bisa
muncul sebuah perangkat lunak baru dengan kemampuan yang selalu lebih dari pada
sebelumnya.
2.10.4
System Requirements
Menurut Satzinger, Jackson, dan Burd (2005, p130) secara umum system requirements
dibagi ke dalam dua kategori, yaitu :
1.
Functional requirement
Mencakup semua aktifitas yang harus dapat ditangani oleh sistem atau fungsi-fungsi
yang harus ada pada sistem.
2.
Nonfunctional requirement
Mencakup karakteristik sistem selain aktifitas yang harus ada pada sistem.
Nonfunctional requirement dapat dibagi menjadi beberapa jenis, yaitu :
|