|
13
3.
Checking inventory availability
Langkah ketiga adalah pengecekan ketersediaan barang yang dipesan oleh pelanggan
sehingga kemudian perusahaan menginformasikan kepada pelanggan mengenai
perkiraan tanggal pengiriman.
2.4.2
Proses Penagihan Piutang dalam Siklus Pendapatan
Menurut Romney dan Steinbart (2006, p356), dapat disimpulkan bahwa, kegiatan
utama yang ketiga berkaitan dengan billing customer, yang terbagi dalam 2 (dua) tahap, yaitu:
1.
Invoicing
Kegiatan ini merupakan kegiatan pemrosesan informasi yang dikemas kembali dan
meringkas sejumlah informasi dari pengisian sales order sampai kegiatan pengiriman,
dokumen yang digunakan adalah sales invoice, yang menegaskan pada pelanggan
jumlah yang harus dibayar dan kemana pelanggan harus mengirimkan pembayaran.
2.
Maintain accounts receivable
Fungsi ini dibagi dalam 2 (dua) tugas utama diantaranya yaitu menggunakan informasi
dalam invoice untuk mendebit akun pelanggan dan secara berkala mengkredit akun ini
ketika pembayaran diterima.
a.
Open invoice method
Pelanggan biasanya membayar sejumlah uang menurut masing-masing invoice.
Biasanya 2 (dua) rangkap invoice yang akan dikirimkan ke pelanggan dimana 1
(satu) rangkap akan dikembalikan jika melakukan pembayaran. Copy
ini
disebut remittance advice.
b.
Balance forward method
Pelanggan biasanya membayar menurut jumlah yang ada pada laporan bulanan,
dibandingkan menurut invoice
satuan. Laporan bulanan mendaftar semua
transaksi termasuk penjualan dan pembayaran yang ada selama bulan terakhir
serta menginformasikan pada pelanggan jumlah saldo piutang terakhir.
2.4.3
Proses Retur Barang
Menurut Hall (2008, p170), menyebutkan ada 6 proses dalam proses retur barang,
yaitu :
1.
Prepare Return Slip
Ketika item dikembalikan, yang menerima adalah karyawan departemen, inspects, dan
menyiapkan return slip
yang menjelaskan item
tersebut. barang, bersama dengan
|