|
16
Menurut Tjie Ie Ming (2012), Prosedur Penerimaan Kas meliputi sebagai berikut :
1.
Prosedur penerimaan kas dari over the counter sales.
Dalam penjualan tunai ini, pembeli datang ke perusahaan, melakukan pemilihan
barang atau produk yang akan dibeli, melakukan pembayaran ke kasir, dan kemudian
menerima barang yang dibeli. Dalam over-the counter sales ini, perusahaan menerima
uang tunai, cek pribadi (personal check), atau pembayaran langsung
dari pembeli
dengan credit card, sebelum barang diserahkan kepada pembeli.
2.
Prosedur penerimaan kas dari cash on delivery sales (COD sales).
Cash on delivery sales (COD sales) adalah transaksi penjualan yang melibatkan kantor
pos, perusahaan angkutan umum,
atau angkutan sendiri dalam penyerahan dan
penerimaan kas dari hasil penjualan.
3.
Prosedur penerimaan kas dari credit card sales.
Merupakan salah satu cara pembayaran bagi pembeli dan sarana penagihan bagi
penjual, yang memberikan kemudahan baik bagi pembeli maupun bagi penjual.
2.5
Dokumen yang Berkaitan dengan Sistem Informasi Akuntansi Penjualan
Dokumen-dokumen yang biasa digunakan dalam sistem penjualan kredit, retur barang,
piutang, dan penerimaan kas menurut Mulyadi (2006, p214) adalah :
1.
Surat Order Pengiriman
Dokumen ini merupakan lembar pertama surat order pengiriman yang memberikan
otorisasi kepada fungsi pengiriman untuk mengirimkan jenis barang dengan jumlah
dan spesifikasi seperti yang tertera di atas dokumen tersebut.
2.
Tembusan Kredit (Credit Copy)
Dokumen ini digunakan untuk memperoleh status kredit pelanggan dan untuk
mendapatkan otorisasi penjualan kredit dari fungsi kredit
3.
Surat Pengakuan (Acknowledgement Copy)
Dokumen ini dikirimkan oleh fungsi penjualan kepada pelanggan untuk memberitahu
bahwa ordernya telah diterima dan dalam proses pengiriman.
4.
Surat Muat (Bill of Lading)
Tembusan surat muat ini merupakan dokumen yang digunakan sebagai bukti
penyerahan barang dari perusahaan kepada perusahaan angkutan umum.
|