|
akan diperoleh perusahaan.
c.
Tingkat penyelesaian dari suatu transaksi pada tanggal neraca dapat diukur
dengan andal.
d.
Biaya yang terjadi untuk transaksi tersebut dan biaya untuk menyelesaikan
transaksi tersebut dapat diukur dengan andal.
2.4.1.3 Pengukuran Pendapatan
IAS 18 menjelaskan bahwa pendapatan harus diukur dengan nilai wajar imbalan yang
diterima atau yang dapat diterima. Sementara yang dimaksud dengan nilai wajar adalah suatu
jumlah, untuk itu aktiva mungkin ditukar atau suatu kewajiban diselesaikan antara pihak yang
memahami dan berkeinginan untuk melakukan transaksi wajar (arms length transaction).
Jumlah pendapatan yang timbul dari suatu transaksi biasanya ditentukan oleh persetujuan
antara perusahaan dan pembeli atau pemakai aktiva tersebut. Jumlah tersebut diukur dengan nilai
wajar imbalan yang diterima atau yang dapat diterima perusahaan dikurangi jumlah diskon
dagang dan rabat volume yang diperbolehkan oleh perusahaan. Pada umumnya, imbalan tersebut
berbentuk kas atau setara kas dan jumlah pendapatan adalah jumlah kas atau setara kas yang
diterima atau yang dapat diterima. Namun, bila arus masuk dari kas atau setara kas
ditangguhkan, nilai wajar dari imbalan tersebut mungkin kurang dari jumlah nominal dari kas
yang diterima atau yang dapat diterima.
2.4.1.4 Penyajian atau Pengungkapan Pendapatan
Sehubungan dengan pengungkapan pendapatan, IAS 18 menyatakan bahwa perusahaan
harus mengungkapkan:
|