Start Back Next End
  
BAB 2
LANDASAN TEORI
2.1
Akuntansi dan Prinsip-prinsip Akuntansi yang Berlaku Umum
Warren, Fess, dan Reeve (2008) mendefinisikan akuntansi sebagai sebuah sistem
informasi yang menyediakan laporan kepada individu-individu atau kelompok yang bervariasi
mengenai aktifitas sebuah organisasi atau entitas. Sementara itu Kieso, Weygandt, dan Warfield
(2008) berpendapat bahwa akuntansi juga bisa saja dipikirkan sebagai “bahasa bisnis” karena
merupakan alat dimana hampir semua informasi dikomunikasikan. Oleh karenanya proses
akuntansi meliputi pengidentifikasian, pengukuran dan pengkomunikasian informasi keuangan
tentang suatu entitas ekonomi kepada pihak-pihak yang berkepentingan. Akuntansi, lebih
spesifik lagi akuntansi keuangan (financial accounting) merupakan proses yang berakhir pada
pembuatan laporan keuangan. Pemakai laporan keuangan meliputi investor, kreditor, manajer,
serikat pekerja, dan badan-badan pemerintah.
Kieso, Weygandt, dan Warfield (2008) menyatakan bahwa penyelenggaraan akuntansi
sampai pada hasilnya berupa laporan keuangan merupakan tanggung jawab manajemen.
Sementara itu, pemakai dari laporan keuangan tersebut memiliki kebutuhan yang beragam
terhadap berbagai jenis informasi. Untuk memenuhi kebutuhan itu, maka perlu disajikan laporan
keuangan bertujuan umum (general purposes financial statement) yang diharapkan akan
menyajikan secara wajar, jelas dan lengkap operasi keuangan perusahaan. Agar tujuan tersebut
dapat tercapai maka perlu seperangkat standar yang dapat diterima umum dan dipraktekkan
secara universal. Tanpa standar seperti itu perusahaan akan membuat standar-standar mereka
sendiri dan pemakai laporan keuangan harus dapat memahami praktik-praktik akuntansi serta
Word to PDF Converter | Word to HTML Converter