Start Back Next End
  
pelaporan unik dari setiap perusahaan. Selain itu, laporan keuangan dari setiap perusahaan juga
sulit untuk dapat diperbandingkan. Seperangkat standar dan prosedur umum tersebut dinamakan
Prinsip-prinsip Akuntansi yang Diterima Umum (Generally Accepted Accounting Principle).
Kieso, Weygandt, dan Warfield (2008) menyebut bahwa dewasa ini terdapat dua standar
akuntansi yang diterima penggunaannya secara internasional dan memberikan pengaruh cukup
signifikan bagi penyusunan standar akuntansi di berbagai negara di dunia, yaitu US GAAP
(Standar Akuntansi di Amerika Serikat) yang dibuat oleh Financial Accounting Standard Board
(FASB) dan International Financial Reporting Standard (IFRS) yang dibuat oleh International
Accounting Standard Board (IASB). IASB adalah sebuah badan swasta independen yang bekerja
untuk mencapai keseragaman dalam prinsip-prinsip akuntansi yang digunakan oleh perusahaan
dan organisasi lainnya untuk pelaporan keuangan di seluruh dunia.
Sebuah survey yang bertajuk “GAAP Confergence 2002” yang dilakukan oleh enam KAP
besar yaitu BDO, Deloitte, Ernst & Young, Grant Thornton, KPMG, dan Pricewaterhouse
Coopers menyatakan bahwa antara kedua standar tersebut memang terdapat beberapa perbedaan
namun akhir-akhir ini kedua lembaga pembuat standar tersebut sedang berusaha untuk semakin
mengurangi perbedaan yang ada. IASB dan FASB menyetujui bahwa mengkonvergensikan IFRS
dan US GAAP merupakan tujuan utama mereka karena dunia yang semakin mengglobal
membutuhkan sebuah kerangka akuntansi yang berlaku umum di seluruh dunia.
Seiring dengan kebutuhan tersebut, dewasa ini IFRS semakin mendapat tempat dan mulai
digunakan sebagai dasar bagi penyusunan standar akuntansi di banyak negara. Survey tersebut
juga mendapatkan temuan bahwa IASB dipandang sebagai organisasi yang memadai dan layak
untuk mengembangkan sebuah bahasa akuntansi yang global yang menyediakan informasi
keuangan yang berkualitas tinggi serta mendorong transparansi.
Word to PDF Converter | Word to HTML Converter