|
8
BAB 2
LANDASAN TEORI
2.1 Teori Umum
2.1.1 Teori Komunikasi
Komunikasi berasal dari bahasa latin Communis
yang berarti sama.
Communico, communicatio atau communicare yang berarti membuat sama. Secara
sederhana komunikasi dapat terjadi apabila ada kesamaan antara penyampaian pesan
dan orang yang menerima pesan. Oleh sebab itu, komunikasi bergantung pada
kemampuan kita untuk dapat memahami satu dengan yang lainnya dan kemampuan
penyesuaian dengan pihak yang diajak berkomunikasi.
Dalam buku ilmu komunikasi suatu pengantar, (Deddy Mulyana, 2007: 67),
Definisi komunikasi dapat dikategorikan dalam tiga konseptual yaitu: (1)
Komunikasi sebagai tindakan satu arah, yaitu suatu proses penyampaian pesan dari
seseorang kepada orang lain, baik secara langsung ataupun melalui media, seperti
media surat kabar, majalah, radio, televisi, internet. Dalam konteks ini, komunikasi
dianggap sebagai suatu tindakan yang sengaja dilakukan dalam proses penyampaian
pesan untuk memenuhi kebutuhan komunikator, seperti membujuk seseorang untuk
melakukan sesuatu. (2) Komunikasi sebagai interaksi, dalam pandangan ini,
komunikasi dianggap sebagai suatu proses sebab akibat yang arahnya tidak pasti.
Seseorang menyampaikan pesan, baik verbal atau nonverbal, dan penerima bereaksi
dengan
memberikan jawaban verbal atau non verbal. (3) Komunikasi sebagai
|