Start Back Next End
  
39
Pemilihan jalur penyiaran secara online
ini didukung oleh perkembangan
teknologi multimedia yang memiliki encoding dan decoding gambar maupun suara
yang sesuai dengan kecepatan komputer maupun jaringan. Media server yang
menerima file audio dan video streaming
merupakan media berkapasitas bandwidth
yang besar. Aliran data streaming
seutuhnya dikendalikan oleh para ahli dibidang
Indormation Technology (IT). Dalam hal siaran streaming ini, pihak IT juga menjaga
data-data yang ada di server agar terhidar dari serangan virus yang dapat
membahayakan server. Seluruh hasil siaran via streaming akan terekam oleh server
sebagai bukti dokumentasi. Penyimpanan ini membutuhkan sistem mass storage,
yang dapat menyimpan seluruh kebutuhan baik on air maupun dokumentasi. Dimana,
data-data yang telah tersimpan tersebut dapat diambil kembali sesuai dengan kode
yang telah diberikan berdasarkan rundown harian untuk disiarkan. Dalam proses
penyimpanan tersebut dibutuhkan sistem penyimpanan dokumentasi televisi secara
digital atau library yang aman dan berkapasitas besar tak terbatas. Sistem ini disebut
juga dengan LTO atau Linier Tap Open. Biasanya rentan waktu penyimpanan adalah
selama enam bulan, kemudian data tersebut akan terhapus secara otomatis
(Fachruddin, 2012: 201).
Selain kebutuhan bandwidth pada siaran streaming itu sendiri, para pengguna
internet yang ingin menikmati siaran streaming juga harus memiliki bandwidth yang
sesuai dengan spesifikasi file
yang dikirimkan. Hal ini diperlukan agar pesan yang
dikirim dapat diperoleh dengan mudah oleh audience.
Sistem streaming
broadcast televisi merupakan sebuah media server yang
terhubung dengan master control room
(MCR) atau Technical Operation Center
suatu stasiun televisi. Output dari MCR stasiun televisi yang menuju pada
transmission antennas (TX) dan broadcasting satellite atau satelit komunikasi untuk
Word to PDF Converter | Word to HTML Converter