Start Back Next End
  
62
dan kostum yang disediakan serta dipilih oleh tim wardrobe, membuat
tampilan program televisi lebih berwarna.
Shooting schedule
atau working schedule
merupakan kegiatan penjadwalan
kapan produksi akan dilakukan. Shooting schedule
dapat di rencanakan setelah
melakukan survei tempat, penentuan perlengkapan apa saja yang akan digunakan dan
berbagai tahapan pra produksi lainnya selesai direncanakan sebelumnya.
Survei
ini sangat penting dilakukan. Hal ini bertujuan untuk mengetahui
medan syuting yang nantinya akan dilaksanakan di tempat tersebut. Sehingga
produser dan tim produksi mendapatkan gambaran proses produksi yang akan
berlangsung. Dalam mencari lokasi syuting, perlu diperhatikan berbagai resiko
seperti akomodasi, transportasi, keamanan, dan perizinan. Biasanya, tempat-tempat
tertentu tidak mau diambil gambarnya dan tidak mau dijadikan tempat syuting.
Sehingga perizinan sangat dibutuhkan dalam menjalin
kerja sama
terhadap pihak
yang memiliki lokasi tersebut.
Selanjutnya ialah membuat anggaran atau budgeting. Ada dua pendekatan
dalam merencanakan budgeting biaya produksi, yaitu financial oriented dan quality
oriented (Rahmawati & Rusnandi, 2011: 75)
Financial oriented
mengacu pada keuangan yg tersedia. Sehingga
perencanaan anggaran harus disesuaikan dengan kondisi keuangan yang tersedia.
Jadi apabila keuangan terbatas, maka kebutuhan produksi juga harus dibatasi. Karena
semua kegiatan produksi bergantung pada jumlah anggaran yang ada.
Berbeda dengan quality oriented. Dimana perancangan anggaran mengacu
pada kualitas hasil produksi. Sehingga kegiatan produksi tidak bergantung pada
jumlah anggaran yang ada, tetapi anggaranlah yang menyesuaikan dengan keperluan
Word to PDF Converter | Word to HTML Converter