|
11
mengalir dari jabatan berotoritas lebih tinggi kepada mereka yang berotoritas lebih
rendah. Biasanya orang beranggapan bahwa informasi bergerak dari majajemen
kepada para pegawai, akan tetapi dalam organisasi kebanyakan hubungan ada pada
kelompok manajemen.
(Pohan, 2005: 72), sedangkan komunikasi horizontal
merupakan bentuk komunikasi secara mendatar dimana terjadi pertukaran
pesan
secara menyimpang dan dilakukan oleh dua pihak yang mempunyai kedudukan yang
sama, posisi yang sama, jabatan yang se-level dalam suatu organisasi, komunikasi
bentuk ini selain berguna untuk menginformasikan juga untuk meminta dukungan
dan mengkoordinasikan aktivitas. (Miller, 2009: 29-30)
Pada komunikasi vertikal alur komunikasi dapat berjalan secara vertikal ke
atas atau ke bawah dalam sebuah organisasi, komunikasi yang berasal dari pimpinan
ke bawahannya atau sebaliknya, komunikasi
berasal dari bawahan ke pimpinan
dalam suatu organisasi. Menurut Fayol, Weber, dan Taylor, alur komunikasi yang
paling penting dalam sebuah organisasi adalah komunikasi beralur vertikal dimana
pengiriman informasi terjadi antara
tingkatan-tingkatan
pada organisasi.
Pada
umumnya proses komunikasi yang terjadi pada organisasi beralur dari atas ke bawah
dalam bentuk perintah-perintah, peraturan-peraturan, dan petunjuk. Biasanya hanya
sedikit umpan balik yang didapat pada saat proses komunikasi berasal dari tingkatan
yang lebih rendah ke tingkatan yang lebih tinggi. (Miller, 2009: 29)
2.2.3
Komunikasi Interpersonal (Komunikasi Antarpribadi)
Berkomunikasi merupakan keharusan bagi manusia
karena dengan
melakukan proses
komunikasi kebutuhan manusia akan terpenuhi. Perkembangan
intelektual dan sosial individu sangat ditentukan oleh kualitas komunikasi dengan
orang lain tersebut. Secara sadar maupun tidak sadar individu memperhatikan dan
|