Start Back Next End
  
27
2.3
Televisi
Televisi berasal dari dua kata yang berbeda asalnya, yaitu tele (bahasa
yunani) yang berarti jauh, dan visi (videre berasal dari kamus latin) yang
berarti penglihatan. Dengan demikian televisi yang dalam bahasa inggrisnya
television diartikan dengan melihat jauh. Melihat jauh disini diartikan dengan
gambar dan suara yang diproduksi di suatu tempat (studio televisi) dapat
dilihat dari tempat lain melalui sebuah penerima.
Televisi adalah media massa yang menggunakan alat-alat elektronis
dengan memadukan radio (broadcast)
dan film (moving picture). Para
penonton di rumah-rumah tak mungkin menangkap siaran televisi, kalau
tidak ada unsur-unsur radio. Dan tak mungkin dapat melihat-lihat gambar
yang bergerak pada layar pesawat televisi, jika tidak ada unsur-unsur film
(Effendy, 2003 : 124).
Sementara itu dalam buku Komunikasi Massa karangan Elvinaro
Ardianto, M Si, Lukiati Komala, M Si, dan Siti Karlinah, M Si, (2007 : 134)
dari semua media komunikasi yang ada, televisilah yang paling  berpengaruh
pada kehidupan manusia. Televisi mengalami perkembangan secara dramatis,
terutama melalui pertumbuhan televisi kabel. Transmisi program televisi
kabel menjangkau seluruh pelosok negeri dengan bantuan satelit dan diterima
langsung pada layar televisi dirumah dengan menggunakan wireless cable
yang membuka tambahan saluran televisi bagi pemirsa.
Dari pernyataan diatas, peneliti memahami bahwa televisi adalah
sebuah alat penangkap siaran bergambar, yang  tampak atau dapat melihat
dari jarak jauh. Televisi adalah bagian dari kebudayaan audio visual yang
berperan sebagai alat yang dapat mempengaruhi dan membentuk sikap dan
Word to PDF Converter | Word to HTML Converter