|
11
dan lembaga
dari arus pesan yang kontinyu
serta paling luas dimilik orang
dalam masyarakat industri) (Rakhmat, 2003: 188).
Dari definisi komunikasi massa yang dikemukakan oleh Gebner,
dapat dilihat bahwa komunikasi massa itu menghasilkan suatu produk berupa
pesan-pesan komunikasi.
Produk tersebut disebarluaskan
dan
disalurkan
kepada masyarakat
luas secara terus menerus dalam jarak waktu yang tetap,
misalnya harian, mingguan, dan bulanan. Proses memproduksi pesan ini
dilakukan
oleh sebuah lembaga dan membutuhkan suatu teknologi tertentu,
sehingga komunikasi massa akan banyak dilakukan oleh masyarakat industri.
Menurut Jay Back dan Federick C. Whitney
dalam bukunya
Introduction to Mass Communication
(1988)
dikatakan bahwa
komunikasi
massa lebih menunjuk kepada media mekanis yang digunakan dalam
komunikasi massa yakni media massa (Nurudin, 2011: 5).
Sedangkan menurut pendapat Tan Wright, dalam Liliweri (1991),
menyebutkan bahwa komunikasi massa adalah komunikasi yang
menggunakan saluran (media) dalam menghubungkan komunikator dan
komunikan secara massal, berjumlah banyak, bertempat tinggal yang jauh
(terpencar), sangat heterogen, dan menimbulkan efek tertentu
(Elvinaro
&
Komala, 2007:3).
Ada satu definisi komunikasi massa yang dikemukakan Michael W.
Gamble dan Teri Kwal Gamble (1986) akan semakin memperjelas apa itu
komunikasi massa. Menurut mereka sesuatu bisa didefinisikan sebagai
Komunikasi Massa jika mencakup hal-hal sebagai berikut :
1.
Komunikator dalam komunikasi massa mengandalkan peralatan modern
untuk menyebarkan atau memancarkan pesan secara cepat kepada
|