Start Back Next End
  
29
3.
Bisa diterima mereka yang cacat tubuh
Media massa radio dan televisi saling mengisi kekurangan dan
kelebihannya, sehingga kekurangan masing –
masing dapat
diatasi, sehingga dapat dimanfaatkan mereka yang cacat tubuh
pendengaran maupun penglihatan. 
Selain itu, berikut pendapat Tunjung Riyadi dalam artikelnya pada
jurnal Humaniora mengenai televisi dalam media massa. 
“Mengupas televisi dari sisi media massa berarti berfokus pada
aspek
audiens
yang menjadi kajiannya. Membandingkan media
televisi dengan media lain merupakan salah satu jalan termudah
untuk memahami karakteristiknya. Penonton televisi
mempunyai karakteristik yang unik. Mereka tersebar dimana-
mana dan mempunyai selera yang beragam. Mereka punya
pilihan menonton saluran yang disukai. Hal ini beda dengan
penonton film di bioskop. Sekali datang ke biokop mereka harus
berkonsentrasi penuh dalam ruang yang benar-benar disiapkan
untuk menonton dalam kondisi senyaman mungkin.
Dengan menyadari berbagai macam sifat para  penonton ini,
perancang program dituntut mampu memenuhi kebutuhan
semua khalayak. Strategi yang dilakukan biasanya adalah
menentukan satu sasaran pemirsa yang memiliki banyak
kesamaan  keinginan. Ini tercermin dari kesamaan usia
penonton, gender, tingkat ekonomi dan  insight  psikografinya.
Lebih mudahnya mengetahui target audien dari sisi geografi,
demografi dan psikografi.”
2.3.2
Program Televisi
Kata “program” berasal dari bahasa inggris programme
yang berarti
acara atau rencana. Undang-undang penyiaran Indonesia tidak menggunakan
kata program untuk acara tetapi menggunakan istilah “siaran” yang
didefinisikan sebagai pesan atau rangkaian pesan yang disajikan dalam
berbagai bentuk.
Menurut kamus WJS Purwodarminto, pengertian program adalah
acara, sementara kamus Webster International
volume 2 lebih merinci lagi,
Word to PDF Converter | Word to HTML Converter