|
20
mempertahankan suatu hubungan yang baik dalam memelihara maupun
mengatasi masalah yang muncul, atau meminimalkan munculnya
masalah (Nujarman dan Umam, 2012: 115).
E.
Ruang Lingkup dan Spesialisasi Public Relations
Public Relations (PR) memiliki ruang lingkup yang cukup luas, sehingga
praktisi PR harus memilih bidang yang diminatinya (spesialisasi).
Terdapat enam bidang pekerjaan dalam ruang lingkupnya, yaitu:
a. Publisitas
Publisitas adalah upaya orang atau organisasi agar kegiatannya
diberitakan media massa. Publisitas merupakan salah satu alat dalam
kegiatan PR, namun PR tidak akan dapat berbuat banyak tanpa
publisitas, oleh karena itu dalam hal ini publisitas menjadi bagian
yang tak terpisahkan dari PR (Morissan, 2008:14-17).
b. Pemasaran
Saat ini banyak orang sulit membedakan antara fungsi PR dan fungsi
pemasaran (marketing).
Pada beberapa perusahaan kecil, pekerjaan
PR, dan pemasaran dilakukan oleh orang yang sama sekaligus,tanpa
membedakan kedua fungsi tersebut. Sehingga dalam prakteknya PR
ikut serta dalam mendukung tugas pemasaran, oleh karena itu PR
sering juga disebut dengan Marketing Relations, maupun Customer
Relations (Morissan, 2008: 19-21).
c. Public Affairs
Public affair dapat diartikan sebagai bidang khusus Public Relations
yang membangun dan mempertahankan hubungan dengan
|