![]() 9
ini nantinya akan mempengaruhi
penyampaian pesan, apakan efektif atau
tidak. Oleh karena itu perlu memperhatikan jenis atau sifat pesan yang
akan disampaikan, agar penggunaan saluran dapat efektif, baik itu melalui
media tulisan maupun lisan (Purwanto, 2011: 14-15).
4.
Penerima menerima pesan.
Komunikasi akan terjadi apabila
pengirim
(komunikator) mengirimkan pesan dan penerima (komunikan) menerima
pesan tersebut (Purwanto, 2011: 15).
5.
Penerima menafsirkan pesan.
Setalah menerima pesan, maka penerima
pesan harus dapat memahami maksud dari pesan yang disampaikan oleh
pengirim pesan (Purwanto, 2011: 15).
6.
Penerima memberikan tanggapan dan mengirim umpan balik kepada
pengirim.
Dalam umpan balik memungkinkan penerima pesan
memberikan tanggapan agar dapat menilai efektifitas dari suatu pesan.
Tanggapan itu diberikan dengan cara tertentu lewat sinyal tertentu kepada
pengirim pesan, baik itu berupa senyuman, tawaan, marah, murung, dan
sebagainya, dimana umpan balik ini nantinya dapat menunjukan adanya
faktor penghambat dalam berkomunikasi (Purwanto, 2011: 15).
Untuk lebih jelas dapat dilihat pada gambar 2.1 disamping ini:
Gambar 2.1 Proses Komunikasi
Sumber: Purwanto (2011: 13)
|