|
45
u.
Kebutuhan agregat campuran
Kebutuhan agregat campuran dihitung dengan cara mengurangi berat beton isi
dari langkah t dengan kebutuhan air dari langkah p dan kebutuhan semen dari
langkah o.
v.
Menentukan berat agregat halus yang diperlukan
Menentukan berat agregat halus berdasarkan hasil dari langkah r dan langkah
u, lalu kebutuhan agregat halus dihitung dengan cara mengalikan kebutuhan
agregat campuran dengan persentase berat agregat halusnya.
w.
Menentukan kebutuhan agregat kasar kasar yang diperlukan
Berdasarkan langkah
u dan langkah v, kebutuhan agregat kasar dihitung
dengan mengurangi kebutuhuan agregat campuran (langkah u) dengan
kebutuhan agregat halus (langkah v).
x.
Menentukan jumlah bahan campuran beton per m³
untuk satu kali
adukan
Menentukan jumlah bahan campuran beton berdasarkan kebutuhan semen
(langkah o), kebutuhan air (langkah p), kebutuhan agregat halus (langkah v),
dan kebutuhun agregat kasar (langkah w).
Catatan:
Dalam perhitungan diatas, agregat halus dan agregat kasar dianggap dalam
keadaan jenuh kering muka, sehingga apabila agregatnya tidak kering muka,
maka harus dilakukan koreksi terhadap kebutuhan bahannya. Hitungan koreksi
dilakukan dengan rumus sebagai berikut:
Air =
C
A
A
B
A
A
A
k
h
100
100
2
1
................................ (2.21)
|