|
ke seluruh dunia, karena kebutuhan akan daging kelinci membuat
kelinci jenis ini digemari dan diternakan secara besar-besaran di
berbagai tempat.
Walaupun jenis kelinci Flemish Giant ini pada umumnya diambil
dagingnya, namun di Indonesia cenderung sebagai kelinci
peliharaan atau kelinci hias, khususnya bagi yang menyukai pada
bentuk tubuhnya yang besar.
Ciri-ciri umum dari kelinci giant adalah mempunyai badan yang
panjang (saat dewasa lebih dari 51 cm), dan besar, bertulang
tebal, dan dada penuh berisi. Kepala lebar, telinga panjang dan
tebal serta berdiri (saat dewasa panjang telinga lebih dari 15 cm),
serta mempunya kaki yang besar, panjang dan kokoh.
Warna dari kelinci ini
yang diakui adalah hitam, biru, coklat
kuning muda (fawn), abu2 terang, seperti pasir (sandy), abu2 besi
(steel grey), dan putih.
4. Kelinci REX
Kelinci rex memiliki warna
khas pada bulunya yang halus dan
lembut seperti beludru. Pertama kali rex ditemukan di Prancis
dari keturunan kelinci liar pada tahun 1919. Mereka mulai
dikenal saat dipublikasikan pada Paris International Rabbit Show
pada tahun 1924. Dan tahun setelahnya rex mulai diimport ke
Amerika Serikat dalam jumlah besar.
Oleh karena keindahan bulunya, maka jenis kelinci ini banyak
dibudidayakan sebagai penghasil daging dan bulu selain sebagai
hewan peliharaan (sebagai kelinci hias). Bulu mereka yang
eksotis tersebut digunakan sebagai bahan baku jaket atau
aksesoris pakaian.
Kelinci Rex ini ada berbagai macam/jenis bergantung dari warna
bulunya, antara lain white rex, dalmatian rex (bertotol), black
rex, pappilon res, ermine rex, blue rex, dsb. Beberapa peternak di
Indonesia memberi nama sendiri, misalnya tricolor rex (tiga
warna), dsb. Kelinci Rex yang paling terkenal adalah White Rex,
yang berbulu putih mulus dan tebal.
Bulu halus kelinci Rex akan semakin indah dan kualitas bulunya
semakin baik jika hidup di lingkungan yang bersuhu rendah,
yaitu berkisar 5-15 C. Namun bukan berarti tidak dapat hidup di
daerah tropis yang bersuhu panas, hanya saja bulunya tidak
seindah bila hidup di daerah dingin.
2.1.1.4 Kandang
|