Start Back Next End
  
4
BAB II
DATA DAN ANALISA
2.1
Sumber Data
Data-data yang diperoleh dalam bab ini didapat melalui beberapa metode
seperti yang dijabarkan sebagai berikut :
•  Data Sumatif  : Berasal dari survey dan artikel internet 
•  Data Formatif : Berasal dari literatur seperti buku, internet dan wawancara
  langsung dengan narasumber
2.1.1  Wawancara Langsung
Hasil Wawancara dengan dr. Susana Somali Sppk.
Pengelola dan pendiri Pejaten Shelter 
Apa itu proses Sterilisasi ?
Sterilisasi pada manusia berbeda dengan hewan karena kalau pada manusia
dengan cara vasektomi dan tubektomi. Sterilisasi pada manusia tidak diperbolehkan
karena menyangkut nilai-nilai humanis. Manusia dapat mengontrol populasinya
dengan cara program KB (pil, suntik, UID) namun pada hewan tidak bisa ditekan
dengan cara di KB, pemberian KB manusia pada hewan akan menyebabkan mereka
menjadi kelainan hormon, dan akan menyebabkan kematian, karena hormon mereka
beda dengan hormon manusia, jika dimasuki hormon manusia, saluran reproduksi
mereka akan penuh terisi nanah. hewan tidak mempunyai akal pikiran mereka hanya
mengandalkan insting, jika ferohormonnya (yang terletak di penciumannya-
menghubungkan dengan otak) menangkap sinyal-sinyal bahaya dan terancam, maka
mereka mempunyai dorongan untuk berkembang biak agar populasi mereka tidak
hilang. Terancam= makin berkembang biak. Kebiri tidak sama dengan sterilisasi,
karena sterilisasi tidak perlu sampai mengambil organ reproduksinya, sterilisasi
layaknya vesektomi dan tubektomi pada manusia.
Hewan berkembang biak dipicu karena hormon ferohormonnya yang terletak
dipenciuman (sinyal-sinyal alam yang mengatakan bahwa mereka harus berkembang
biak) bukan seperti manusia yang didorong oleh keinginan. Hewan tidak mengerti
Word to PDF Converter | Word to HTML Converter