Start Back Next End
  
28
tidak terarah dan komunikasi menjadi tidak menarik dan tidak dapat
dicerna masyarakat luas.
3.
Tidak adanya publikasi akan masalah yang memfokuskan pada
kampanye hewan di Indonesia. Masalah hewan liar masih dianggap
sebelah mata oleh masyarakat dan tidak mendapat perhatian khusus.
4.
Kesulitan  dalam membuka mata serta menyampaikan
informasi yang
sebenarnya kepada para masyarakat.
Opportunity
1.
Tidak adanya
campur tangan desainer, sehingga penulis dalam
pembuatan kampanye ini akan merasa dibebaskan dan bisa lebih bebas
eksplorasi.
2.
Di Indonesia belum ada kampanye sosial
yang ditangani secara serius
tentang sterilisasi hewan peliharaan. Kebanyakan kampanye sosial
berhubungan dengan manusia dan hewan yang benar-benar terancam. 
Di luar negeri kini sedang marak-maraknya kampanye seperti itu, bahkan
merangkul para tokoh penting dan artis didalamnya. Sesungguhnya misi
sosialnya sudah jalan, namun kurangnya pemahaman serta publikasi dan
sarana kampanye yang memadai.
Treatment 
Kampanye dengan input positif (tidak menampilkan unsur kekerasan,
penyiksaan namun lebih kearah fun) maka akan menghasilkan output positif
pula. Menyentuh masyarakat langsung ke dalam hatinya, tanpa dibuat-buat
dan berlebihan,
dengan pendekatan teori periklanan exterimely emotional
memberikan jawaban sekaligus meninggalkan tanda tanya kepada para
masyarakat agar tergugah hatinya.
Membuat/ mengedukasi  masyarakat serta komunitas penyayang binatang
serta para owner
menjadi sadar  bahwa dengan mengembangbiakkan mereka,
berarti merampas hak-hak mereka yang lain, menjerumuskan mereka kepada
sikap ego manusia yang menelantarkan dan membuang mereka. Jadilah
pemilik yang bertanggung jawab dengan cara mensterilkan mereka.
Menyelamatkan mereka menyelamatkan isi kantong dompet kita juga.
Word to PDF Converter | Word to HTML Converter