Start Back Next End
  
11
Hukum dan pandangan agama islam mengenai Sterilisasi
Yang jelas dilarang dalam Islam adalah sterilisasi pada manusia. Adapun pada
binatang, termasuk kucing, maka hukumnya berbeda.
-
Kalangan Hanafi menyatakan bahwasterilisasi atau pengebirian pada
binatang boleh.Sebab, ia memberikan manfaat baik bagi manusia maupun bagi
binatangnya sendiri.
-
Kalangan Maliki juga membolehkan karena berpengaruh pada kualitas
dagingnya yang menjadi baik.
-
Kalangan Syafii membedakan antara binatang yang boleh dimakan dan
tidak. Untuk binatang yang dimakan maka hukumnya boleh selama tidak
mendatangkan kebinasaan.
Dapat disimpulkan bahwa jumhur ulama membolehkan sterislisasi pada
binatang. Yang dilarang adalah sterilisasi pada manusia. Namun sterilisasi pada
binatang tersebut hendaknya dilakukan jika:
-
mendatangkan manfaat baik bagi manusia maupun binatang itu sendiri.
-
menghilangkan bahaya dan gangguan yang ada.
-
Dilakukan dengan cara yang tidak menyakiti.
-
Tidak merusak populasinya.
Teori Jebakan Biologis Darwin
“If more individuals are produced than can survive, members of a population
must compete to oftain food, living space, and other limited necessities of life”
,
Kutipan dari Darwin (Population and Development Review
-
the struggle of
existence, 1989:139-145 ).
“The earth could never support the numbers of human beings and other
creatures that were born. For Darwin, the inevitability of a struggle for survival was
the key to evolution by ‘natural selection’. Any individual plants and animals that
happened to vary in an advantageous way would be more likely to triumph over their
competitors. Only the survivors would produce offspring, which might diversify and
Word to PDF Converter | Word to HTML Converter