Start Back Next End
  
Ternyata perjuangan Soedirman di Ambarawa belum dapat meyakinkan Soekarno dan
kawan-kawan,namun setelah presiden bertemu empat mata dan becakap-cakap dengan
Soedirman barulah Soekarno yakin dan mengangkat Soedirman menjadi Panglima Tertinggi
Tentara Indonesia pada  tanggal 18 Desember 1945 atas nama pemerintah, barulah pada tanggal
25 Mei 1946 Presiden Soekarno melantik Jenderal
Soedirman atas nama Personalia Markas
Besar Umum, Personalia Kementerian Pertahanan bagian Militer, Komandan-komandan dan
Divisi, Kepala-kepala Staf Divisi, dan Komando Brigade. Dalam pelantikan itu Soedirman
mengucapkan sumpah yang berbunyi seperti berikut.
“SUMPAH ANGGOTA PIMPINAN TENTARA”
Atas nama Allah Yang Maha Pemurah, lagi Maha Asih. Demi Allah Kami Jenderal
Soedirman atas nama segenap anggota Markas Besar Umum Tentara dan para Kepala Jawatan
dan Bagian Tentara yang termasuk ke dalam Kementerian Pertahanan serta para Pimpinan
Tentara dan Divisi seluruhnya bersumpah
1.
Sanggup mempertahankan kedaulatan dan kemerdekaan Republik
Indonesia yang telah diproklamasikan pada tanggal 17 Agustus 1945 sampai titik darah
penghabisan.
2.
Sanggup taat dan tunduk kepada pemerintah Negara Republik Indonesia
yang menjalankan kewajiban menurut Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia
dan mempertahankan kemerdekaannya sebulat-bulatnya.
Yogyakarta, 25 Mei1946
  Panglima BesarTentara 
Word to PDF Converter | Word to HTML Converter