Start Back Next End
  
30
merasa nyaman, senang, gembira, tidak merasa terpaksa, bebas
berekspresi dan berimajinasi, serta tidak terbebani dengan target yang
harus dicapai. Pada saat seperti inilah proses belajar menjadi lebih
efektif.
Selama
prinsip
belajar
"fun
learning"
yang
dikembangkan,
materi
apapun
yang diberikan pada anak
usia dini
selalu direspon dengan baik.
Hal inilah yang akan menumbuhkan minat belajar pada anak.
Lusi Nuryanti. (2007).
Psikologi Anak. Jakarta ;
PT Indeks.
2.2.5
Teori Perkembangan Psiko Sosial Anak
Menurut Erik Erikson (1963), ada 4 tahap perkembangan psikosial anak,
antara lain:
TRUST vs MISTRUST (dari sejak lahir-1 tahun)
Sikap dasar psikososial yang dipelajari oleh bayi, bahwa mereka dapat
mempercayai lingkungannya. Timbulnya trust (percaya) dibantu oleh
adanya pengalaman yang terus-menerus, berkesinambungan, adanya
pengalaman yang ada kesamaannya dengan ‘trust’
dalam pemenuhan
kebutuhan dasar bayi oleh orang tuanya. 
AUTONOMY vs SHAME and DOUBT (antara 2-3 tahun)
Segera setelah anak belajar ‘trust’ atau ‘mistrust’ terhadap orang tuanya,
anak akan mencapai suatu derajat kemandirian tertentu. Apabila
‘toddler’ (1,6-3 tahun) mendapat kesempatan dan memperoleh dorongan
untuk melakukan yang diinginkan anak dan sesuai dengan tempo dan
caranya sendiri, tetapi dengan supervisi orang tua dan guru yang
bijaksana, maka anak akan mengembangkan kesadaran autonomy
INISIATIVE vs GUILT (antara 4-5 tahun)
Word to PDF Converter | Word to HTML Converter