|
60
Kebudayaan lokal yang kaya dan anak anak Indonesia sebagai generasi
penerus menjadi alasan mengapa penulis akhirnya terinspirasi membuat
serial tv animasi seri.
2.8.2
Faktor Pendukung
1. Film animasi serial yang di produksi dalam negeri masih sedikit.
2. Citra kebudayaan dan satra lokal tanah air dalam cerita yang sangat
kuat.
3. Minat masyarakat terhadap animasi yang semakin antusias dan
mengapresiasi.
4. Peluang berhasil dalam persaingan dalam negeri cukup besar berkaca
pada pasar dan persaingan yang masih sedikit.
5. Menjadi salah satu pilihan tontonan alternatif sebagai hiburan sekaligus
membuka wawasan tentang sayuran.
2.8.3
Faktor Penghambat
1.
Estimasi waktu produksi trailer serial yang singkat karena mengikuti
deadline akademik Tugas Akhir Binus University.
2.
Keterbatasan penguasaan software 3D yang digunakan terkadang
menghambat eksekusi pekerjaan.
3.
Pencarian data yang tidak sesuai dengan target deadline karena data sulit
didapat.
4.
Animasi dan tokoh tokoh karakter luar negeri sudah melekat pada anak
anak Indonesia.
|