Start Back Next End
  
40
2.3.2
Environment
2.3.2.1 Rumah Adat Suku Dayak
Rumah Betang adalah rumah adat khas Kalimantan yang terdapat
di berbagai penjuru Kalimantan.
Suku Dayak hidupnya
berkelompok. 
Masyarakatnya membentuk koloni dari anggota keluarga mereka.
Dengan gaya hidup berkelompok tersebut sangat mempengaruhi
bentuk dan besar dari rumah mereka.
Bentuk dan besar rumah Betang ini bervariasi, itu tergantung
seberapa besar dan banyak keluarga mereka. Kaluarga besar suku
Dayak biasanya tinggal dalam satu atap / satu rumah, oleh karena
itu ada rumah Betang yang bisa mempunyai panjang mencapai
150 meter dan lebar hingga 30 meter bahkan ada yang lebih.
Umumnya rumah Betang di bangun dalam bentuk panggung
dengan ketinggian tiga sampai lima meter dari permukaan tanah.
tujuan dari rumah panggung tersebut untuk mengantisipasi
datangnya banjir pada musim penghujan karena sungai
sering
meluap dan terjadii di daerah-daerah hulu sungai di Kalimantan.
Filosofi Rumah Adat Suku Dayak
Prinsip hidup suku Dayak tercermin dari bentuk dan model
rumah adat suku Dayak ini. Hidup yang berdasarkan
kebersamaan dan toleransi membentuk keutuhan dari rumah
betang
Rumah betang merupakan cerminan mengenai kebersamaan
dalam  kehidupan sehari-hari orang Dayak. Keamanan bersama,
baik dari gangguan kriminal atau berbagi makanan, suka-duka
maupun mobilisasi tenaga untuk mengerjakan ladang. Dari sini
kita mengetahui bahwa suku Dayak adalah suku yang menghargai
Word to PDF Converter | Word to HTML Converter