|
3
BAB 2
DATA DAN ANALISA
2.1. Data
2.1.1. Kamera Mirrorless
Menurut Arbain Rambey dalam artikel yang berjudul ketika Canon Berkata
tidak, mirrorless camera adalah sistem kamera dengan lensa tunggal yang lensa-
lensanya bisa dilepastukarkan. Pengertian lensa tunggal adalah jendela bidik dan
sensor kamera memakai lensa yang sama. Artinya, kalau tutup lensa dipasang,
jendela bidiknya akan gelap total.
Dan dalam
website dpreview.com secara mekanik, kamera mirrorless tidak
berbeda dengan kamera Digital SLR hanya saja tidak terdapat cermin dan jendela
bidik optik. Kamera mirrorless menggunakan ukuran sensor sebesar kamera DSLR
sehingga kualitasnya dapat setara dengan DSLR.
Dari kutipan dua artikel di atas, dapat diartikan bahwa kamera mirrorless adalah
kamera Compact yang lensanya dapat diganti. Kamera jenis ini hampir mirip seperti
kamera SLR (Single Lens Reflect), hanya saja tidak memiliki mirror atu cermin,
sehingga disebut dengan mirrorless.
Secara umum, yang membedakan kamera DSLR dengan kamera mirrorless
adalah cara menampilkan gambar di viewfinder.
(Johntefon, 2012: Sekilas Tentang
Kamera Mirrorless detiknet)
Ada yang menyebutnya dengan Mirrorless Interchangeable-Lens Camera
(MILC). Jika menggunakan devinisi ini, maka Leica M9 akan dikategorikan menjadi
Mirrorless. Tetapi
ada juga yang menyebutnya EVIL atau Electronic Viewfinder
with Interchangeable Lens karena kamera jenis ini tidak menggunakan optikal view
finder seperti yang digunakan di kamera DSLR. jika menggunakan devinisi ini, maka
Leica M9 tidak termasuk Mirrorless melainkan termasuk kamera Range Finder dan
Sony SLT (Single-Lens Translucen) akan teremasuk dalam keluarga kamera
mirrorless karena menggunakan View Finder elektronik.
2.1.2. Sejarah kamera
Pada awal mulanya, orang mengabadikan sebuah gambar dengan melukis. Tetapi
melukis membutuhkan proses yang sangat lama. Awal mula sebuah foto dibuat di
|