![]() 5
yang dilihat. Sehingga apa yang ada di jendela bidik hanya menjadi kira-kira hasil
foto seperti apa karena melalui dua lensa yang berbeda.
Gambar 2.1 Kamera rangefinder
Sumber: romandos.blogspot.com
Gambar 2.2 Kamera Twin Lens
Reflect (TLR)
Sumber: www.cameraonduty.blogspot.com
Karena kamera ini dirasa tidak praktis karena membutuhkan dua lensa. Maka
dibuatlah sebuah sistem di mana jendela bidik melalui lensa yang sama. Maka
terciptalah kamera SLR (Single Lens Reflect). Karena melalui lensa yang sama,
kamera ini tidak mengalami pergeseran dari apa yang kita lihat dari jendela bidik.
Maka ada istilah what you see, what you get, karena memang apa yang kita liat,
itulah yang nantinya terrekam di kamera.
Setelah munculnya Micro Four Thirds
dari Panasonic and Olympus di tahun
2009, bermunculan brand lain yang disusul oleh Samsung NX, Sony's NEX, Pentax's
Q and Nikon's lalu muncul Fujifilm di awal tahun 2012. Dan Canon tidak mau
ketinggalan. Canon ikut meramaikan pasar Mirrorless di akhir tahun 2012.
Menurut Arbain Rambey dalam artikelnya yang berjudul Fotografi Digital
adalah Jepang!, Sampai lima tahun mendatang, Ia berani memastikan bahwa Jepang
(terutama Canon) masih merajai perkameradigitalan. Bagi Anda, mungkin
pertanyaannya nanti sudah bukan cuma: Canon atau Nikon? Mungkin makin banyak
lagi pilihan. Dan dalam acara televisi
Klik Arbain, ia menyebutkan bahwa kamera
Mirrorless adalah evolusi kamera digital.
2.1.4. Cara kerja kamera DSLR
Kamera ini menggunakan sebuah lensa tunggal untuk melihat hasil gambar serta
merekam gambar. Untuk melihat hasil kira-kira gambar yang akan difoto, kita dapat
melihat di jendela bitik atau View Finder. Setelah melihat kasil kira-kira yang
diinginkan. Tekan tombol Shutter, maka Mirror
akan terangkat dan jendela rana
|