Start Back Next End
  
22
Memperlihatkan contoh model penampilan, terutama pada situasi yang
menunjukkan interaksi manusia.
Dalam hubungannya dengan tujuan psikomotor, film digunakan untuk
memperlihatkan contoh keterampilan gerak. Media ini juga dapat memperlambat atau
mempercepat gerak, mengajarkan cara menggunakan suatu alat, cara
mengerjakan suatu
perbuatan, dan sebagainya. Selain itu, film juga dapat memberikan umpan balik tertunda
kepada siswa secara visual untuk menunjukkan tingkat kemampuan mereka dalam
mengerjakan keterampilan gerak, setelah beberapa waktu kemudian.
Dengan hubungannya dengan tujuan afektif, film dapat mempengaruhi emosi dan
sikap seseorang, yakni dengan menggunakan berbagai cara dan efek. Ia merupakan alat
yang cocok untuk memperagakan informasi afektif, baik melalui efek optis maupun
melalui gambaran visual yang berkaitan.
Sebagai
media pendidikan film memiliki kelebihan dan kelemahan. Beberapa
kelebihan film sebagai media dalam pendidikan yaitu: 
Film sangat bagus untuk menjelaskan suatu proses. Misalnya proses
penciptaan alam semesta.
Film dapat menampilkan kembali masa lalu dan
menyajikan kembali
kejadian-kejadian sejarah yang lampau.
Film dapat mengatasi keterbatasan jarak dan waktu.
Film dapat memikat perhatian anak 
Film lebih realistis, dapat diulang-ulang, dihentikan, dan sebagainya sesuai
dengan kebutuhan. Hal-hal yang abstrak menjadi jelas.
Film dapat mengatasi keterbatasan daya indera kita (penglihatan)
Film dapat merangsang atau memotivasi kegiatan anak-anak.
Film dapat digunakan dalam kelompok besar maupun kelompok kecil.
Film dapat menyampaikan suara seseorang ahli sekaligus melihat
penampilannya.
Sangat kuat mempengaruhi emosi seseorang.
Word to PDF Converter | Word to HTML Converter