![]() 7
Berdasarkan Tabel 1 diketahui bahwa sebagian besar sampel berada di wilayah
perdesaan, yaitu 56,6%. Sampel perempuan sebesar 53,4%, lebih besar daripada sampel
laki-laki (46,6%). Sedangkan dari kelompok umur sampel tampak bahwa kelompok umur
sampel < 25 tahun (16,5%) lebih tinggi dari kelompok umur lainnya.
Tabel 2.2
Rata-rata IMT Sampel Penduduk Dewasa Menurut Karakteristik, SKRT 2004
Karakteristik Sampel
Jumlah Sampel
Tertimbang
IMT (Kg/M²)
Rata-rata
SE
Daerah
Perkotaan
Perdesaan
8.741
11.397
22,58
21,57
0,04
0,03
Jenis Kelamin
Laki-laki
Perempuan
9.390
10.747
21,42
22,51
0,03
0,04
Umur (tahun)
< 25
25 29
30 34
35 39
40 44
45 49
50 54
55 59
60 64
>= 65
3.329
2.356
2.634
2.557
2.173
1.829
1.542
983
998
1.737
20,64
21,83
22,61
22,94
22,96
22,82
22,49
21,93
21,26
20,55
0,05
0,07
0,07
0,07
0,08
0,09
0,10
0,12
0,11
0,08
(Sumber: Sandjaja dan Sudikno. (2005). Prevalensi Gizi Lebih dan Obesitas Penduduk
Dewasa di Indonesia)
Tabel 2
menunjukkan bahwa rata-rata IMT sampel di perkotaan (22,58) lebih
tinggi daripada di perdesaan (21,57). Dari jenis kelamin diketahui bahwa rata-rata IMT
perempuan tampak lebih tinggi daripada laki-laki.
|