Start Back Next End
  
8
Tabel 2.3
Prevalensi BB Lebih dan Obesitas pada Penduduk Dewasa di Indonesia
Menurut Umur dan Daerah, SKRT 2004
Umur (tahun)
Perkotaan
Perdesaan
N
tertimbang
Gizi
Lebih
Obese
N
tertimbang
Gizi
Lebih
Obese
Umur (tahun)
< 25
     25 – 29
     30 – 34
     35 – 39
     40 – 44
     45 – 49
     50 – 54
     55 – 59
     60 – 64
>= 65
1.616
1.063
1.214
1.122
   960
   790
   615
   397
   341
   623
  4,0
  8,9
11,7
15,1
14,2
14,2
14,1
11,8
11,4
  7,9
  4,4
  8,8
12,7
17,6
17,7
21,0
18,2
16,1
12,0
  7,5
1.712
1.293
1.421
1.434
1.211
1.040
   928
   587
   658
1.114
  3,2
  7,6
  8,8
10,5
  9,4
10,7
  9,1
  6,5
  5,6
  3,8
  2,2
  7,3
  9,6
  9,6
10,4
  8,4
  8,6
  4,4
  5,6
  3,9
Total
8.741
10,8
12,8
11.396
  7,5
  7,1
(Sumber: Sandjaja dan Sudikno. (2005). Prevalensi Gizi Lebih dan Obesitas Penduduk
Dewasa di Indonesia)
Tabel 3 menunjukkan bahwa prevalensi gizi lebih dan obesitas di perkotaan, yaitu
sebesar 10,8% dan 12,8% lebih tinggi daripada sampel di perdesaan (7,5% dan 7,1%).
Berdasarkan data yang diperoleh dari SKRT, dapat disimpulkan lebih banyak menyerang
masyarakat perkotaan. 
Word to PDF Converter | Word to HTML Converter