Start Back Next End
  
11
2.
Analyzing
Tahap kedua, data warehouse berfokus pada analisis
keputusan yang diperlukan oleh para pembuat keputusan. Hal
ini diperlukan untuk menghimdari keputusan yang kurang
tepat. Melalui kegiatan analisis ini, maka para pembuat
keputusan dapat memahami kondisi yang terjadi, dengan
menggunakan fitur drilldown ataupun slice and dice, sehingga
menghasilkan laporan yang detail.
3.
Predicting
Tahap ketiga, berfokus pada keputusan kuantitatif, yang
berfungsi untuk memprediksi keadaan yang akan terjadi,
dengan memanfaatkan informasi yang dimiliki saat ini.
Sehingga pengambil keputusan dapat menetapkan target yang
mereka perlukan.
4.
Ope-rationalizing
Tahap keempat berfokus pada keputusan taktis. Ope-
rationalisasi menyediakan akses informasi untuk dapat
melakukan pengambilan  keputusan saat dilapangan.
5.
Acive Warehousing
Sebuah data
warehouse
memberikan informasi dan
memungkinkan mendukung proses pengambilan keputusan.,
baik keputusan strategis maupun keputusan taktis. Sehingga
melalui data warehouse, kebutuhan akan informasi maupun
keputusan yang diperlukan dapat dipenuhi.
2.1.8
Online Analytical Processing
Menurut (Connolly & Begg, 2010, p. 1250), Online Analytical
Processing
adalah gabungan dari analisis dan konsolidasi yang
dinamis dari data multidimensi yang berukuran besar. 
Jadi Online Analytical Processing
(OLAP) adalah gabungan
dari proses analisis dan multidimensi yang digunakan secara real time
atau terus menerus.
Word to PDF Converter | Word to HTML Converter