Start Back Next End
  
43
2.6.4.2. Object Oriented Design
Object oriented design
merupakan sebuah pendekatan yang digunakan untuk
menentukan solusi perangkat lunak khususnya pada objek-objek yang berkolaborasi,
atribut mereka, dan metode mereka (Whitten &
Bentley, 2007:648). Object oriented
design mendefinisikan semua tipe-tipe dari objek-objek yang perlu untuk berinteraksi
dengan user dan perangkat pada sistem, dan menunjukkan bagaimana objek-objek
berinteraksi untuk menyelesaikan tugasnya (Satzinger, 2005:60).
Menurut teori-teori di atas dapat disimpulkan bahwa object oriented design
merupakan sebuah pendekatan untuk mendefinisikan objek-objek yang
berkolaborasi, berinteraksi dengan pengguna dan perangkat pada sistem kemudian
juga menunjukkan bagaimana
objek-objek tersebut berinteraksi untuk mencapai
suatu tujuan.
2.7.
Unified Modelling Language (UML)
Menurut pendapat Satzinger (2005:48), UML merupakan
seperangkat
konstruksi model dan notasi yang dikembangkan secara khusus  untuk
mengembangkan orientasi objek. Dengan menggunakan UML, analis dan pengguna
dapat menggambarkan dan mengerti berbagai diagram secara spesifik yang akan
digunakan dalam proyek pengembangan sistem.
UML merupakan sekumpulan konvensi pemodelan yang digunakan untuk
menentukan atau menggambarkan sebuah sistem perangkat lunak yang berkaitan
dengan objek. (Whitten & Bentley, 2007:371).
Berdasarkan beberapa pendapat yang dikemukan dapat ditarik kesimpulan
bahwa Unified  Modelling Language (UML)
sebuah bahasa yang digunakan untuk
menganalisis dan juga mendesain suatu sistem dengan berbagai diagram untuk
digunakan dalam pengembangan sistem.
2.7.1.
Activity Diagram
Activity diagram sebuah tipe workflow diagram yang menggambarkan
kegiatan pengguna dan aliran sekuensial. Activity diagram merupakan diagram alur
kerja yang menggambarkan berbagai aktivitas pengguna atau aktivitas sistem,
Word to PDF Converter | Word to HTML Converter