|
61
2.9.3.
CSS (Cascading Style Sheets) adalah suatu bahasa stylesheet yang digunakan
untuk mengatur style suatu dokumen. Pada umumnya CSS dipakai untuk memformat
tampilan halaman web yang dibuat dengan bahasa HTML dan XHTML.
CSS
memungkinkan web developer untuk memisahkan HTML dari aturan aturan untuk
membentuk tampilan sebuah website (Sulistyawan, Rubianto, & R.Saleh, 2008).
2.9.4.
PHP
(PHP Hypertext Preprocessor)
adalah sebuah bahasa script
yang
berjalan di sisi server
(server side) yang dirancang khusus untuk web. Kode PHP
dapat di tanamkan kedalam page
HTML yang kemudian akan di eksekusi setiap
page HTML tersebut dikunjugi. Kode PHP diterjemahkan di web-server dan dirubah
menjadi HTML atau output lain yang akan dilihat oleh pengunjung halaman tersebut.
PHP adalah sebuah produk open source, yang dapat diartikan kode sumber dapat
kita akses untuk menggunakannya, mengubahnya, dan menyebarkannya tanpa
dikenakan biaya (Welling & Thomson, 2005:2). Berikut kelebihan kelebihan PHP
menurut Welling & Thomson (2005:4).
a.
Performa yang baik.
b.
Tampilan (Interfaces) dapat digunakan di berbagai macam sistem database.
c.
Terdapat perpustakaan (libraries) yang berisikan fungsi -
fungsi
untuk
berbagai tugas web yang umum.
d.
Biaya yang murah.
e.
Mudah dalam mempelajari dan menggunakannya.
f.
Dukungan object oriented yang kuat.
g.
Portabilitas.
h.
Ketersediaan source code.
i.
Ketersediaan dukungan.
2.9.5.
JavaScript
yang pertama dikembangkan oleh Netscape, awalnya bernama
Mocha
tetapi berganti nama menjadi LiveScript. Pada akhir tahun 1995 LiveScript
menjadi landasan atas kerja sama antara Netscape dan Sun Microsystem , kemudian
nama LiveScript diubah lagi menjadi JavaScript (Sebesta, 2011:130).
|