Start Back Next End
  
25
2.4.5.3 Use Case Description
Menurut Satzinger, Jacksondan
Burd (2004, p220),
Use Case Description membantu untuk mengidentifikasi
beberapa proses yang dilakukan oleh user dan yang harus
didukung oleh sistem. Ada tiga level
pendeskripsian dari use
case, yaitu brief description, intermediate description, dan
fully developed description.
1.
Brief description
Brief description biasanya digunakan untuk use case yang
sederhana, khususnya ketika ruang lingkup sistem yang
akan dikembangkan itu masih kecil. Brief description
(deskripsi ringkas) dapat disebut sebagai ringkasan
mengenai apa yang dilakukan oleh sistem untuk merespon
aksi dari pengguna.
2.
Intermediate description
Intermediate description merupakan deskripsi yang lebih
detail dan merupakan perluasan dari sebuah brief
description untuk memasukan arus aktivitas-aktivitas
internal untuk suatu use case. Jika terdapat multiple
scenarios, maka tiap arus aktivitas-aktivitas dideskripsikan
secara
masing-masing.
Selain itu dokumentasi mengenai
kondisi-kondisi pengencualian juga dapat
didokumentasikan jika diperlukan.
3.
Fully developed description
Fully developed description merupakan metode yang
paling formal untuk  mendokumentasikan sebuah use case.
Dengan menggunakan deskripsi jenis ini, dapat diketahui
secara detail
dan meningkatkan pemahaman mengenai
proses bisnis dan bagaimana sistem dapat mendukung
proses bisnis tersebut.
Word to PDF Converter | Word to HTML Converter