|
37
Menurut (Mayo Clinic), pengecekan darah yang dilakukan untuk mengetahui
pasien terkena diabetes atau tidak, ada 4 (empat) tes darah yang dilakukan, yaitu :
Tes Glycated hemoglobin (A1C)
Tes darah ini menunjukkan tingkat rata-rata gula darah Anda selama dua sampai tiga
bulan. Mengukur persentase gula darah yang melekat pada hemoglobin, protein
pengangkut oksigen dalam sel darah merah. Semakin tinggi tingkat gula darah, maka
akan tinggi juga hemoglobin seseorang dengan memiliki kandungan gula didalamnya.
A1C tingkat 6,5 persen atau lebih tinggi pada dua terpisah tes menunjukkan bahwa
seseorang memiliki diabetes.
Tes Random Blood Sugar
Sampel darah akan diambil pada waktu acak. Terlepas dari Kapan Anda terakhir
makan, gula darah acak tingkat 200 miligram per deciliter (mg/dL) 11.1 millimoles
per liter (mmol/L) atau lebih mengisyaratkan terkenanya diabetes.
Tes Fasting Blood Sugar
Sampel darah akan diambil setelah semalam berlalu. Tingkat gula darah puasa antara
100 dan 125 mg/dL (5,6 dan 6.9 mmol/L) dianggap prediabetes. Jika pada 126 mg/dL
(7 mmol/L) atau yang lebih tinggi di dua tes terpisah, maka seseorang akan dapat
didiagnosis dengan diabetes.
Tes Oral glucose tolerance
Sampel darah akan diambil setelah Anda puasa untuk setidaknya delapan jam atau
semalam. Kemudian Anda akan diminta minum gula, dan tingkat gula darah Anda
akan diukur lagi setelah dua jam. Gula darah tingkat kurang dari 140 mg/dL (7.8
mmol/L) normal. Tingkat gula darah dari 140 untuk 199 mg/dL (7,8 sampai 11
mmol/L) dianggap prediabetes. Ini kadang-kadang disebut sebagai gangguan
toleransi glukosa.
Menurut (Bio Medika), pemeriksaan lemak darah meliputi pemeriksaan kadar
kolesterol total, trigliserida, HDL dan LDL kolesterol. Pemeriksaan tersebut terutama
dilakukan pada pasien yang memiliki kelainan pada pembuluh darah seperti pasien
|