Start Back Next End
  
28
mempertimbangkan kesejahteraan masyarakat. Ada dua
pihak yang menaruh perhatian pada analisis ini, yaitu
pertama, para praktisi teknis dan ekonom yang berperan
dalam mengembangkan metode analisis, pengumpulan data,
dan membuat analisis serta rekomendasi. Kedua, pemegang
kekuasaan eksekutif yang berwenang untuk membuat
peraturan dan prosedur untuk melaksanakan keputusan
publik.
Analisis Cost-Benefit
ini hanya menitikberatkan pada
efisiensi penggunaan faktor produksi tanpa
mempertimbangkan masalah lain seperti distribusi, stabilisasi
ekonomi dan sebagainya. Analisis ini hanya menentukan
program dari segi efisiensi sedangkan pemilihan pelaksanaan
program berada di tangan pemegang kekuasaan eksekutif
yang dalam memilih juga mempertimbangkan faktor lain. 
Saat ini analisis manfaat dan biaya merupakan
alat
utama dalam membuat evaluasi
program atau proyek untuk
kepentingan publik, seperti : manajemen sumber daya alam
dan pengembangan sumber energi
alternatif. Biasanya
analisis
ini terintegrasi dengan Analisis Mengenai Dampak
Lingkungan (AMDAL) yang dilakukan untuk mengevaluasi
dampak suatu proyek atau program terhadap lingkungan
hidup. Sehingga analisis ini tidak hanya melihat manfaat dan
biaya individu, tetapi secara menyeluruh memperhitungkan
manfaat dan biaya sosial dan selanjutnya dapat disebut
sebagai analisis Cost-Benefit sosial.
2.2.3.4 Tahapan Cost Benefit Analysis
Menurut Schniederjans Mare.J, Hamaker Jamie.L, dan
Schniederjans Ashlyn.M (2010:p.145), tahapan di dalam
melakukan analisis biaya/keuntungan ada 5, yaitu : 
Word to PDF Converter | Word to HTML Converter