|
32
2.2.3.4.5
Analisis sensitivitas didefinisikan sebagai
penentuan kehandalan dalam membuat keputusan yang
dihasilkan dari analisa biaya atau manfaat. Dalam analisis
sensitivitas biaya dan manfaat ini merupakan salah satu cara
untuk memperkirakan tingkat kesalahan dalam
memperkirakan nilai. Karena biaya dan manfaat ini hanya
berupa asumsi sehingga kesalahan mungkin saja terjadi.
2.2.4
2.2.4.1 Pengertian Payback Period
Menurut Manahan (2013:p.177), Metode payback period
merupakan salah satu metode pemilihan investasi yang paling
sederhana untuk diterapkan.
Payback period
dapat diperoleh dengan
menghitung jumlah tahun yang diperlukan agar jumlah cash flow
sama dengan
nilai investasi asalnya.
Oleh karena metode payback
period
mempunyai asumsi bahwa nilai uang antara 1 periode dengan
periode lainnya adalah sama, maka cash flow
antara satu periode
dengan periode lain dapat dijumlahkan begitu saja.
Kriteria keputusan menurut metode payback period adalah ;
Terima investasi apabila payback period
< dari pada maksimum
payback period yang ditentukan oleh perusahaan .
Berdasarkan kriteria keputusan diatas suatu investasi dapat
diterima apabila perhitungan payback periodnya sama atau lebih kecil
dari masa payback period
yang diinginkan, tetapi tidak berarti semua
cash flow sesudah masa payback merupakan laba dari investasi.
Keuntungan dengan menggunakan payback period
adalah
bahwa perhitungannya sangat sederhana, oleh karena
itu mudah di
terapkan.
Keuntungan ini lebih besar ditutupi dengan kelemahan
kriteria metode payback period
ini. Konsep awal dari metode ini
adalah memperhitungkan time value of money. Cash flow
antara satu
periode dengan cash flow
periode lainnya diberi bobot yang sama
dalam perhitungan paybacknya.
Payback period digunakan
untuk
mengukur lamanya waktu
yang dibutuhkan dalam
mengembalikan nilai investasi semula (initial
|