Start Back Next End
  
5
BAB 2
LANDASAN TEORI
2.1 Pengertian Produktivitas Secara Umum
Menurut Roger Schroeder dalam Operation Management
produktivitas adalah
hubungan antara input
dan output
dalam sebuah sistem produksi. Pengukuran
Produktivitas secara teknis pada dasarnya adalah hasil dari Output (O) dibagi Input
(I) atau: (M. Riza Radyanto, 2003 : 14)
Menurut International Labor Organization
(ILO), Produktivitas adalah
perbandingan antara elemen-elemen produksi dengan yang dihasilkan merupakan
ukuran produktivitas. Elemen-elemen produksi tersebut berupa: tanah, perusahaan,
buruh dan organisasi.
Menurut Dewan Produksi Nasional (DPN), produktivitas didefinisikan secara
filosofis sebagai sikap mental yang selalu mempunyai pandangan bahwa mutu
kehidupan hari ini harus lebih baik dari hari kemarin dan hari esok harus lebih baik
dari hari ini. Pada dasarnya produktivitas harus dapat memenuhi unsur efektifita,
efisien dan kualitas.
Masih menurut Schroeder, Total Factory Productivity
(TFP) atau Faktor
Produktivitas Total adalah rasio yang diperoleh dari GNP dibagi dengan total labor
dan capital input. (M. Riza Radyanto, 2005 : 15)
TFP dapat dipakai untuk pengukuran produktivitas di tingkat perusahaan, dimana
dihasilkan dari perhitungan nilai tambah, labor share dan capital share. Rasio TFP
merupakan metode terbaik untuk menjelaskan produktivitas secara menyeluruh
karena meliputi berbagai komponen input.
Word to PDF Converter | Word to HTML Converter