|
34
juga mendapatkan porsi yang tidak kalah penting di sini,
terutama dalam fungsi tradisinya, yakni sebagai pengiring
ritus bercocok-tanam. Setelah masyarakat di sana menganut
Islam, dalam perkembangannya, kesenian tersebut juga
digunakan untuk mengiringi khitanan dan perkawinan. Dalam
kesenian Dogdog Lojor, terdapat 2 intrumen Dogdog Lojor
dan 4 instrumen Angklung besar.
Angklung Badeng
Kesenian Badeng terdapat di Desa Sanding,
Kecamatan Malangbong, Garut. Seiring dengan
perkembangan Islam, Kesenian Badeng juga digunakan untuk
kepentingan dakwah dan juga hiburan. Namun demikian,
diyakini Angklung
dalam kesenian Badeng juga memiliki
akar tradisi yang sama, yakni sebagai pengiring ritus
bercocok-tanam. Dalam kesenian Badeng, dimainkan 9 buah
Angklung, yakni 2 Angklung
roel, 1 Angklung
kecer, 4
Angklung
indung dan Angklung
bapa, 2 Angklung
anak; 2
buah dogdog, 2 buah terbang atau gembyung, serta 1 kecrek.
Selain tiga tradisi kesenian Angklung di atas, banyak daerah
lain di Jawa Barat yang juga mewarisi tradisi Angklung, sebut saja
Angklung
Buncis (Priangan/Bandung), Angklung
Badud (Priangan
Timur/Ciamis), dan Angklung Bungko (Indramayu).
2.2.7.
Menurut Eliezer
(2013), Accelerometer adalah alat yang
berfungsi untuk mengukur percepatan, mendeteksi getaran, dan bisa
juga untuk percepatan gravitasi. Pendeteksian gerakan berdasarkan
pada 3 sumbu yaitu kanan-kiri, atas-bawah dan depan-belakang.
Pengaplikasian sensor ini biasanya untuk pengukuran kecepatan
mesin, getaran mesin, getaran pada bangunan dan kecepatan yang
disertasi dengan pengaruh gravitasi bumi. Contoh pengaplikasiannya
pada smartphone adalah fitur mengubah tampilan layar menjadi
potrait atau landscape ketika digerakkan.
|