Start Back Next End
  
4
dihubungkan dengan waktu belajar dam frekuensi pengunaan
merupakan peran penting. 
5)
Kepuasan Subjektif
Seberapa banyak pengguna yang menyukai
penggunaan bermacam aspek dalam antarmuka? Jawaban
bisa didapat melalui survey
 
Menurut Shneiderman, Plaisant, Cohen, & Jacobs (2010, pp.
88-89), terdapat delapan aturan emas (eight golden rules) yang bisa
digunakan sebagai pedoman dalam merancang antarmuka, yaitu:
1)
Berusaha untuk konsisten
Tindakan konsisten diperlukan dalam situasi yang
serupa. Biasanya hal ini dilakukan dalam penempatan, warna,
urutan tindakan, perintah, layout, prompt,
menu
dan help
screens. Sebagai contoh peletakan tombol bantuan tidak
berubah tempat dan mempunyai warna yang selalu sama. 
2)
Memungkinkan pengguna untuk menggunakan shortcut
(Usability Universal)
Dengan meningkatnya frekuensi penggunaan,
adanya kebutuhan untuk meningkatkan kecepatan dan
mengurangi jumlah interaksi. Adanya erintah tersembunyi,
tombol fungsi, dan fasilitas makro
akan sangat membantu
expert pengguna. Contoh: Pada microsoft word, pengguna
cukup menekan tombol ctrl+p
di keyboard
untuk
menggunakan
fitur print
tanpa perlu mencari tombol print
pada menu file
3)
Memberikan umpan balik yang informatif
Untuk setiap tindakan dari operator, harus ada
sistem umpan balik. Untuk tindakan yang sering dan tidak
terlalu penting, Tanggapan yang diberikan dapat bersifat
sederhana. Tetapi jika tindakan yang jarang dan penting,
maka tanggapan yang diberikan sebaiknya bersifat detail.
Contoh: Ketika membuat account
email, username
sudah
digunakan oleh pengguna lain, sebaiknya diberikan umpan
Word to PDF Converter | Word to HTML Converter