Start Back Next End
  
7
3)
Modelling
Proses ini terdiri dari analysis
dan design. Pada saat
mendesain piranti lunak, proses ini
berfokus pada empat
attribut program yaitu struktur data, arsitektur perangkat
lunak, representasi antar muka, dan detail algoritma. Proses
design
menjabarkan kebutuhan menjadi sebuah piranti lunak
yang dapat dinilai kualitasnya sebelum tahapan coding
dimulai. 
4)
Construction
Proses ini terdiri dari code
dan test. Pada tahap ini,
desain yang telah dibuat diterjemahkan menjadi bentuk
bahasa mesin. Jika design dibuat mendetail, tahapan ini dapat
dilakukan dengan lebih mudah. Proses testing yang dilakukan
berfokus pada logika internal dari piranti lunak, memastikan
semua pernyataan sudah dicoba dan fungsi eksternal sehingga
memastikan pengujian pada input yang baik dan
menghasilkan output yang sesuai. 
5)
Deployment
Proses yang terdiri dari delivery, support, dan
feedback. Di tahap ini, pengembang piranti lunak akan
menyediakan dokumentasi untuk setiap fitur dan fungsi yang
ada. Pengembang piranti lunak
juga mendapat umpan balik
terhadap piranti lunak yang berujung pada pemodifikasian
fungsi dan fitur pada tahap ini. 
2.1.4.
Unified Modeling Language (UML)
Menurut Whitten
& Bentley
(2007, p. 371), Unified
Modelling Language
(UML) adalah  satu set ketentuan Modelling
yang digunakan untuk menspesifikasikan atau mendeskripsikan
sebuah sistem piranti lunak dalam suatu kondisi dari objek. Terdapat
beberapa jenis diagram UML
antara lain adalah sebagai berikut:
Word to PDF Converter | Word to HTML Converter