![]() 6
2.1.3.
Menurut Pressman (2010, pp. 39-41), model
ini memberikan
sebuah pendekatan yang sistematis dan sekuensial dalam
mengembangkan piranti lunak
yang dimulai dari tingkat
sistem dan
berkembang melalui communication, planning, modelling,
construction dan deployment.
Gambar 2.1
(Sumber: Software Engineering, 2010, p. 39-41)
Berikut adalah penjelasan dari tahapan-tahapan tersebut:
1)
Communication
Proses yang mencakup Project initiation
dan
requirement gathering. Tahap
ini merupakan tahapan
pengumpulan kebutuhan yang berfokus pada piranti lunak.
Guna memahami program yang akan dibuat, pembuat piranti
lunak harus memahami domain informasi, fungsi yang
diperlukan, perilaku, performa dan antar muka.
2)
Planning
Proses ini mencakup estimating, scheduling, dan
tracking. Di proses ini, pengembang piranti lunak
menentukan perkiraan waktu yang dibutuhkan untuk
membuat piranti lunak. Pada tahap ini juga dilakukan
penjadwalan untuk menyelesaikan tahap-tahap pembuatan
piranti lunak sesuai dengan waktu yang telah ditentukan.
|