|
27
2.2.2
Game Balancing
Menurut Adams (2010 : 324), suatu game harus dibuat tidak
terlalu mudah dan tidak terlalu sulit untuk dimainkan. Dengan hal itu
maka
kemampuan pemain dalam memainkan game menjadi faktor
utama penentu sukses tidaknya pemain untuk menyelesaikan game.
Berikut adalah karakteristik sebagai acuan suatu game dianggap
balanced:
a.
Game menyediakan pilihan-pilihan yang berarti
Jika suatu game menyediakan beberapa pilihan strategi
kepada pemain untuk menghadapi tantangan dalam game, maka
strategi-strategi tersebut haruslah seimbang. Jika ada strategi
yang mendominasi strategi lainnya sehingga strategi lain
menjadi tidak berarti lagi, maka game tersebut dianggap tidak
balanced (seimbang).
b.
Pemain merasakan game bertindak adil
Dalam hal ini diartikan bahwa game menyediakan
beberapa faktor yang memberi keadilan bagi para pemain. Hal
in contohnya seperti pemain tidak langsung kalah tanpa
diberitahukan kesalahannya, pemain tidak langsung
mendapatkan kesulitan yang diluar kemampuannya secara tiba-
tiba, ataupun game tidak memberikan informasi bagaimana cara
pemain untuk memenangkan game tersebut.
c.
Tingkat kesulitan game harus konsisten
Tingkat kesulitan game harus didesain tidak berubah secara
tiba-tiba dalam satu level. Tingkat kesulitan boleh saja berubah
(naik atau turun)
namun tidak secara siknifikan sehingga
mustahil bagi pemain untuk mengalahkan musuh-musuh di
dalam level tersebut.
2.2.2.1
Intransitive Relationships
Salah satu cara agar game terhindar dari satu strategi yang
mendominasi yang lainnya (dominant strategies)
maka dapat
digunakan intransitive relationshios ini. Salah satu contoh
|