|
33
utama dari permainan game. Selain itu cerita dapat membuat
pemain lebih mengerti tentang kejadian-kejadian yang ada di
dalam dunia itu.
2.
In The Double Grip of the Game : Challenge and Fallout 3
Jurnal ini diterbitkan pada tahun 2012, ditulis oleh Sara Mosber
Iversen. Pada jurnal ini, dia meneliti tentang tantangan dalam sebuah
game terhadap psikologis pemainnya. Game yang menjadi bahan
penelitiannya adalah Fallout 3. Menurutnya, tantangan dalam game
adalah unsur yang bisa menarik pemain untuk memainkan game lebih
lama. Dimana ketika tantangan tersebut belum diselesaikan, maka
pemain merasa belum puas dan akan terus melanjutkan
memainkannya hingga tantangan tersebut telah diselasaikannya.
Namun, perlu ditekankan, bahwa tantangan yang diberikan tidak
terlalu membuat pemain menjadi stres akibat tidak mampu
menyelesaikannya. Sebisa mungkin tantangan yang diberikan adalah
sesuai dengan
kondisi pemain (dimana pemain dapat
menyelasaikannya). Jadi, tantangan sebisa mungkin digunakan untuk
menyemangati pemain dan membuatnya semakin tertarik untuk
menelususri game lebih jauh. Oleh karena itu, tantangan itu sendiri
biasanya juga didukung oleh
teka-teki, cerita, dan lingkungan di
dalam game itu sendiri.
3.
Role-Playing Games : The State of Knowledge
Artikel ini diterbitkan tahun 2009. Pada bagian Game Masters
and Storytelling yang ditulis oleh Anders Darchen, menjelaskan
bahwa cerita menjadi bagian yang penting dalam suatu RPG. Ada
bagian yang disebut dengan game master, yang bertugas untuk
mengatur jalan cerita keseluruhan, objek, dan semua entiti yang ada di
dalam dunia game tersebut.
Pada perkembangannya, game master ini semakin berkembang
menjadi lebih interaktif dan beragam. Dengan begitu, cerita yang
disediakan oleh game tersebut pun menjadi lebih beragam dan lebih
interaktif. Hal ini pula yang akan menunjang pemain lebih bebas
dalam menjalankan cerita hingga menghasilkan ending yang berbeda
pula tergantung pada pilihan yang diberikan oleh cerita nantinya.
|