Start Back Next End
  
11
5.
Mencegah error
Sedapat mungkin, sistem dirancang agar user tidak membuat
error yang serius, contohnya tidak bisa memasukkan huruf alphabet
di field numerik. Jika user membuat kesalahan, interface harus
mendeteksi error tersebut dan menampilkan instruksi solusi yang
spesifik untuk memperbaikinya.
6.
Memberikan kemudahan untuk kembali ke tindakan
sebelumnya
Sedapat mungkin, tindakan yang telah dilakukan oleh user
dapat diulang kembali. Ini untuk membantu user
yang melakukan
kesalahan. Pengulangan yang bisa dilakukan bisa satu tindakan saja,
data-entry, atau sekumpulan tindakan, seperti memasukkan nama
atau alamat. 
7.
Mendukung pengendalian internal
User yang sudah berpengalaman menginginkan mereka dapat
mengontrol sistem interface yang dapat merespon tindakan mereka.
Hal-hal seperti urutan entri data yang membosankan, kesulitan untuk
mendapatkan informasi yang diperlukan, dan ketidakmampuan
menghasilkan tindakan yang diinginkan akan membuat
ketidakpuasan pada user.
8.
Mengurangi beban ingatan jangka pendek
Manusia memiliki keterbatasan dalam mengelola informasi
dalam memori jangka pendek membuat interface
yang ditampilkan
harus simple, multiple-page
dapat digabungkan, dan pergerakan
window dapat dikurangi.
2.1.3 
Unified Modeling Language (UML)
Mengacu pada pendapat Whitten and Bentley (2007 : 371), Unified
Modeling Language (UML)
adalah
kumpulan model standar yang
digunakan untuk menjelaskan sistem sebuah perangkat lunak dalam
bentuk objek.
Word to PDF Converter | Word to HTML Converter