|
20
ketika orang berbicara tentang pekerjaan mereka dan mendiskusikan system
requirements, mereka terbiasa untuk menjelaskan class
atau objek yang
terlibat sehingga object-oriented mendekati cermin, atau persamaan dari cara
manusia berpikir tentang dunia mereka. Jadi, OOA,
OOD, dan OOP
mencakup model class dari objek, sehingga sisa dari pemikiran objek
terfokus pada proses pengembangan.
Bisa digunakan kembali berarti bahwa setiap kelas dan objek bisa dibuat
lagi dan digunakan sebanyak-banyaknya, ketika perancang membuat class,
seperti customer class, itu bisa digunakan oleh sistem lain yang mempunyai
objek customer. (Satzinger, Jackson, Burd, 2011:242)
Menurut Booch , Maksimchuk, Engle, Young, Conallen, Houston
(2012:41) Object-oriented programming adalah metode dari
pengimplementasian dimana program terorganisasi sebagai objek-objek yang
bersifat kooperatif, dan setiap objek merepresentasikan class, dan setiap class
adalah semua kelas hierarchy yang bergabung via inheritance relationships.
Terdapat 3 bagian yang penting dalam definisi ini.
1.
Object-Oriented Programming menggunakan objek-objek, bukan
algoritma, sebagai logika yang fundamental.
2.
Setiap objek adalah kejadian dari kelas.
3.
Kelas bisa berhubungan melalui inheritance relationship.
Menurut Martono (2011:1), interaksi manusia dan komputer (IMK) atau
Human-Computer Interaction (HCI) adalah
suatu
disiplin ilmu yang
mengkaji komunikasi ataupun interaksi antar pengguna dengan sistem
komputer. Peran utama dari interaksi manusia komputer adalah untuk
|