![]() 40
3.
Aesthetics
Aesthetics
berkaitan dengan indera perasa manusia dimana
digambarkan bagaimana game tersebut dapat dilihat, didengar, dicium,
dikecap, dan disentuh. Elemen ini penting karena berhubungan langsung
dengan pengalaman player. Untuk membuat player
merasakan suatu
tampilan atau tone, dibutuhkan technology
yang dapat menghasilkan dan
memperkuat aesthetics, mechanics
yang membuat player
berada dalam
dunia yang telah didefinisikan, dan story
dengan kecepatan yang tepat
untuk memberikan kesan kuat pada aesthetics-nya.
4.
Technology
Technology
dapat berarti material maupun interaksi yang
memungkinkan diciptakannya suatu game. Dengan technology, dapat
diatur fitur-fitur yang dapat dilakukan dalam game, maupun yang tidak
dapat dilakukan didalamnya. Peran technology
adalah sebagai medium
dimana aesthetics dijalankan, mechanics muncul, dan story disampaikan.
Sumber : (Schell, 2008 : 42)
Sasaran utama dalam analisis dan perancangan game
adalah bagaimana
membuat permainan yang mengasyikkan serta merata bagi setiap orang yang
memainkannya, dalam melakukan analisis dan perancangan game,
|