|
15
obyek yang diteliti atau sumber data sangat luas, misal penduduk dari
suatu
Negara, propinsi atau kabupaten.
2. Non-probability Sampling
Non-probability Sampling adalah teknik pengambilan sampel yang tidak member
peluang / kesempatan sama
bagi setiap unsure atau anggota populasi untuk
dipilih menjadi sampel. Teknik ini meliputi :
a. Sampling Sistematis
Sampling
sistematis adalah teknik pengambilan sampel berdasarkan urutan
dari anggota populasi yang telah diberi nomor urut.
b. Sampling Kuota
Sampling kuota adalah teknik untuk menentukan sampel dari
populasi
yang mempunyai cirri-ciri tertentu sampai jumlah (kuota) yang diinginkan.
c. Sampling Insidential
Sampling
insidential adalah teknik penentuan sampel berdasarkan kebetulan,
yaitu siapa saja yang secara kebetulan / insidential bertemu dengan peneliti
dapat digunakan sebagai sampel, bila dipandang orang yang kebetulan ditemui
itu cocok sebagai sumber data.
d. Sampling Purposive
Sampling
purposive
adalah
teknik
penentuan
sampel
dengan pertimbangan
tertentu.
e. Sampling Jenuh
Sampling jenuh adalah teknik penentuan sampel bila semua anggota populasi
digunakan sebagai sampel.
f. Snowball Sampling
Snowball
sampling
adalah
teknik
penentuan
sampel
yang mula-mula
jumlahnya kecil, kemudian membesar.
|