|
17
penelitian,
fenomena
sosial
ini
telah
ditetapkan secara
spesifik
oleh
peneliti,
yang selanjutnya disebut sebagai variabel penelitian.
2. Skala Guttman
Skala pengukuran dengan tipe ini, akan didapat jawaban yang tegas,
yaitu ya
tidak;
benar-salah;
pernah-tidak
pernah; positif-negatif;
dan
lain-lain.
Data
yang
diperoleh
dapat
berupa data interval atau rasio dikotomi (dua
alternative).
3. Semantic Differensial
Skala pengukuran yang berbentuk semantic differensial dikembangkan
oleh
Osgood.
Skala
ini
juga
digunakan
untuk mengukur sikap, hanya bentuknya
tidak pilihan ganda maupun checklist,
tetapi
tersusun
dalam satu
garis
kontinum
yang
jawaban sangat
positif
terletak di
bagian
kanan
garis,
dan
jawaban
yang
sangat
negative
terletak
di
bagian
kiri
garis,
atau
sebaliknya. Data yang
diperoleh adalah data interval, dan biasanya skala ini digunakan untuk mengukur
sikap / karakteristik tertentu yang dipunyai oleh seseorang.
4. Rating Scale
Dari ketiga skala pengukuran seperti yang telah dikemukakan, data yang
diperoleh semuanya
adalah data kualitatif yang kemudian
dikuantitatifkan.
Tetapi
dengan rating-scale
data mentah yang diperoleh
berupa angka kemudian ditafsirkan dalam pengertian kualitatif.
Menurut Sekaran & Roger
(2010:141), ada 4 tipe dari skala pengukuran
yaitu:
1. Nominal
Skala nominal adalah suatu pengukuran
yang
memungkinkan peneliti
untuk mengelompokkan berdasarkan kategori atau grup. Misalnya variabel
dari jenis kelamin, responden dapat dikelompokkan
kedalam 2
kategori,
|