|
50
2.2.1.1 Perencanaan Keuangan Pribadi
Keuangan pribadi adalah pengaturan keuangan dari pemasukan
individu sesuai dengan kebutuhan yang diperlukan. Keuangan pribadi
biasanya dibuatkan suatu perencanaan agar individu dapat mengontrol
keuangan yang dimiliki. Setiap individu memiliki cara pengaturan yang
berbeda
beda karena kebutuhan setiap orang memiliki kebutuhan yang
berbeda beda. Oleh karena itu, perencanaan keuangan pribadi harus diatur
dengan efektif untuk memenuhi kebutuhan yang diinginkan. Perencanaan
keuangan yang bersifat komprehensif dapat meningkatkan kualitas hidup
individu yang bersangkutan serta meningkatkan kepuasan dengan
mengurangi ketidakpastian kebutuhan dan tujuan pada masa yang akan
datang (Kapoor, Dlabay, &Hughes, 2004).
Dalam perencanaan keuangan terdapat lima tahapan dasar (Keown,
2012:3 7). Tahapan tahapan tersebut adalah sebagai berikut.
1.
Mengevaluasi kesehatan keuangan
Sebelum melakukan perencanaan, seseorang harus mengetahui
kondisi keuangannya terlebih dahulu. Tiga hal yang pelu diketahui oleh
seseorang tentang keuangannya, yaitu :
a. Seberapa banyak uang yang diperoleh.
b.
Seberapa besar pengeluaran yang dilakukan.
c. Barang apa saja yang telah dibelanjakan.
Dengan melihat gambaran finansial yang dimiliki, seseorang dapat
melakukan perencanaan yang baik dan benar. Gambaran finansial yang
baik dan benar dapat diperoleh dari pencatatan keuangan yang teratur
terutama pengeluaran. Pencatatan keuangan yang teratur dapat
membantu seseorang dalam mengetahui kondisi keuangan yang dimiliki
sehingga dapat mengontrol finansial individu.
Pengeluaran lebih sulit dilakukan dibandingkan dengan
pemasukan karena transaksi pengeluaran
tidak memiliki bukti yang
akurat. Hal ini menyulitkan seseorang untuk menelusuri hal
hal yang
dibelanjakan.
Pengeluaran secara umum dikategorikan dalam dua tipe, yaitu
variable expenditure (pengeluaran yang jumlahnya dapat berubah) dan
|